Ini dia Keunggulan Rumah di Hoek
JAKARTA - Memiliki rumah tinggal atau kavling di hoek (sudut) adalah sebuah idaman bagi kebanyakan orang. Pasalnya, rumah yang terletak di sudut sudah pasti ukuran lahannya akan lebih besar dibandingkan rumah yang terletak di tengah dan berapit-apit.
Oleh karena itu, tak heran jika harga rumah hoek bisa lebih mahal dari harga rumah lainnya, meskipun ukuran atau tipenya sama. Tapi, rumah hoek sudah tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi pemiliknya.
Setidaknya ada tiga keunggulan yang bisa didapatkan dari membeli atau membangun rumah hoek (sudut) ini. Anda penasaran? Simak sajian keunggulan rumah hoek berikut ini, seperti yang dikutip dari laman Annahape, Senin (9/1/2012).
1. Tambahan lahan.
Di dalam lingkungan perumahan atau cluster, ukuran rumah pada setiap blok sama besarnya. Termasuk pula rumah tinggal yang ada hoek. Tapi bedanya, rumah di hoek berada di atas tanah yang lebih luas. Ini karena adanya ketentuan garis sepadan bangunan (GSB) atau garis muka rumah (GMR).
GSB merujuk pada batas dinding terdepan rumah tinggal pada sebuah persil (bidang tanah). GSB atau GMR ini berhubungan pula dengan dengan garis sepadan jalan (GSJ), yaitu batas pekarangan terdepan atau batas terdepan pagar.
Dengan adanya GSB dan GSJ ini terciptalah lahan atau ruang terbuka antara dinding dan pagar rumah. Alias tak boleh diisi bangunan masif. Kecuali, teras, carport, bambu atau gazebo sebagai pelengkap desain taman samping rumah tentu boleh-boleh saja, karena tidak termasuk bangunan masif.
2. Kekayaan penampilan rumah.
Istilah kekayaan di sini bukan berarti mewah. Maksudnya lebih kepada kemungkinan menjadikan rumah tinggal dengan dua fasad. Oleh karenanya, disain fasad pun bisa dibuat amat dinamis dan variatif, termasuk untuk desain rumah minimalis. Bahkan dengan bahan yang sederhana sekalipun.
Dua fasad umumnya juga berarti dua pintu masuk rumah. Sekadar pengetahuan, rumah lebih dari satu pintu disebut rumah tinggal majemuk. Untuk akses keluar masuk pekarangan rumah, pintu pagar rumah hoek biasanya juga ada dua.
Buat Anda yang percaya Feng Shui, konon pintu pagar sebaiknya satu saja. Kalau terpaksa harus dua, sebaiknya berada di sisi yang berbeda. Pintu yang kedua kecil saja dan difungsikan sebagai pintu darurat. Sedangkan pintu yang lebih besar harus berhadapan dengan langsung dengan pintu utama rumah.
Dua pintu pagar dapat dipakai untuk memberi keleluasaan akses ke sisi rumah yang Anda siapkan untuk fungsi yang berbeda. Misalnya akses ke bagian ruang keluarga atau ruang kerja pribadi, sehingga privasi Anda tidak terganggu.
3. Optimalisasi sirkulasi udara dan pencahayaan alami.
Dari segi fungsi, dua fasad rumah erat kaitannya dengan urusan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang lebih optimal. Kata lainnya, keistimewaan yang dimiliki rumah di hoek sebaiknya diikuti pula dengan membuat banyak bukaan, seperti pada pintu dan
jendela rumah.
Membangun desain rumah di hoek memang membutuhkan biaya yang lebih besar. Tapi rasanya hal itu sepadan dengan berbagai kelebihan yang kita nikmati. Apalagi rumah hoek memiliki nilai tambah yang lumayan bila kita berpikir untuk menjualnya kembali.


